Sungai Kinjil Pesisir Sukses Gelar MTQ V

Teks foto
SERAHKAN PIALA : Sekda Ketapang, Repalianto, menyerahkan piala kepada para juara saat menutup MTQ V Tingkat Desa Kinjil Pesisir, Senin (5/5) malam.

KETAPANG, MENITNEWS.id – Sekda Ketapang, Repalianto, secara resmi menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) V Tingkat Desa Kinjil Pesisir, Senin (5/5) malam. Acara penutupan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh.

Repalianto mendorong kepada generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan memperdalam pemahaman yang terkandung di dalam Alquran.

“Desa di Kabupaten Ketapang ada 253, namun baru Desa Kinjil Pesisir yang mampu mengadakan MTQ Tingkat Desa dan ini sudah yang ke-5 kalinya,” kata Repalianto.

Oleh karena itu, dia mengapresiasi dan berharap bagaimana Desa Kinjil Pesisir bisa menularkan kedesa-desa yang lainnya untuk melaksanakan hal yang serupa.

“Saya berharap agar desa-desa lainnya dapat mengikuti dan meniru keberhasilan MTQ Tingkat Desa Kinjil Pesisir. Tak hanya di tingkat desa, saya juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di tingkat kecamatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, mengatakan kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar serta mendorong semangat generasi muda untuk belajar Alquran.

“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan setiap tahun, karena memberikan efek positif yang besar, baik untuk anak-anak yang belajar Alquran maupun untuk perekonomian warga,” kata Sholeh.

Selain itu, dia juga menyampaikan rencana program DPRD Ketapang ke depan, yakni akan menginisiasi Festival Anak Sholeh di tingkat kecamatan, di luar program yang telah dilaksanakan pemerintah kecamatan.

“Tujuannya adalah untuk membangun karakter dan mental anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif gadget dan teknologi yang tidak bermanfaat,” ungkapnya.

“Kami ingin anak-anak kita lebih banyak terlibat dalam kegiatan positif yang membangun akhlak, agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif dari handphone atau internet,” lanjut Sholeh. (*)

Berita Terkait